Mengenal Defect atau Cacat Kopi saat Proses Roasting March 8, 2024 – Posted in: Kopipedia

Roasting kopi adalah sebuah kombinasi yang menggabungkan ilmu pengetahuan dan kepekaan. Dalam proses ini biji kopi mengalami transformasi dari bahan mentah menjadi kenikmatan yang siap untuk diminum. Di balik keindahan proses ini terdapat tantangan besar yang dapat mempengaruhi kualitas akhir, yaitu defect kopi. Defect ini dapat terjadi akibat berbagai faktor, mulai dari kesalahan dalam proses roasting hingga kondisi biji kopi itu sendiri.

Proses mengecek defect kopi setelah roasting, sumber perthcoffeeexchange.com

Baca juga : Mengenal proses roasting kopi

Berikut ini adalah beberapa jenis defect kopi yang sering terjadi selama proses roasting.

Quakers

Hal ini adalah biji kopi yang tidak matang dengan sempurna dan biasanya berwarna hijau atau coklat muda. Saat dipanggang, quakers cenderung tidak terbakar atau berubah warna dengan cara yang sama seperti biji kopi yang matang. Kondisi ini menghasilkan rasa yang asam dan kurang enak dalam minuman.

Scorched Beans

Scorched beans adalah biji kopi yang terbakar pada permukaan karena terlalu lama terpapar panas langsung atau terlalu dekat dengan sumber panas dalam roaster, maka akibatnya rasa kopi menjadi pahit dan terkadang beraroma terbakar.

Baca juga : Tips agar kopi tidak gosong ketika di roasting

Baked Beans 

Baked beans terjadi ketika biji kopi terlalu lama dipanggang pada suhu yang terlalu rendah. Proses ini menyebabkan kopi kehilangan karakteristik rasa dan aroma yang unik serta menghasilkan rasa yang datar dan kurang memuaskan.

Tipped Beans

Tipped beans terjadi ketika ujung biji kopi terlalu kering dan menjadi rapuh selama proses roasting. Hal ini dapat mengakibatkan pecahnya ujung biji dan merusak profil rasa kopi.

Chipped Beans

Chipped beans adalah biji kopi yang memiliki bagian-bagian kecil yang terlepas selama proses roasting. dimana hal ini bisa terjadi karena biji kopi terlalu kering atau terlalu rapuh. Chipped beans cenderung menghasilkan rasa yang pahit dan kurang menyenangkan.

Underdeveloped Beans

Ini adalah biji kopi yang tidak dipanggang dengan sempurna atau cukup lama. Biji kopi yang underdeveloped cenderung memiliki rasa dan aroma yang mentah dengan asam yang kuat dan kurangnya kompleksitas.

Overdeveloped Beans

Sebaliknya, overdeveloped beans terjadi ketika biji kopi dipanggang terlalu lama atau pada suhu yang terlalu tinggi. Ini dapat menghasilkan rasa yang sangat pahit dan terkadang hambar, serta mengurangi kompleksitas dan kekhasan rasa kopi.

Baca juga : Mengenal flavor wheel atau roda rasa kopi

Menghindari defect kopi selama proses roasting membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang teknik sangrai serta perhatian terhadap detail-detail kecil. Dengan mengenali dan mengatasi berbagai jenis defect ini, maka seorang roaster dapat memastikan bahwa kopi yang dihasilkan memiliki kualitas yang terbaik dan memberikan pengalaman yang memuaskan bagi para penikmat kopi. Ssampai jumpa di artikel selanjutnya. Salam rahayu.