Inilah Proses Menambahkan Rasa ke Dalam Biji Kopi May 28, 2023 – Posted in: Kopipedia

Kopi single origin memiliki variasi dan cita rasa yang cukup beragam, dari rasa buah seperti jeruk hingga blueberry, juga rasa coklat atau karamel yang kaya. Meskipun demikian beberapa tahun terakhir ini ada inovasi untuk memberi rasa/infused pada biji kopi, menjadikan spektrum cita rasa kopi lebih kaya.

Hal tersebut mulai ramai dibicarakan ketika event WBC tahun 2018 di Amsterdam. Dimana ditemukan kopi dengan cita rasa unik. Kopi tersebut setelah ditelusuri ternyata telah di-infused dengan batang kayu manis, sehingga memiliki cita rasa cinnamon yang cukup tebal ketika diseduh.

Baca juga : Mengenal Apa Itu Flavor Wheel Atau Roda Rasa Kopi

Apa Itu Infused/Flavoured Coffee?

Bahasa sederhananya merupakan proses menambahkan rasa ke dalam biji kopi, yang sebelumnya tidak ada dalam biji itu sendiri. Proses ini tentu saja untuk meningkatkan rasa alami biji kopi menjadi lebih tebal antara rasa baru dan profil rasa yang sudah ada sebelumnya. Selain itu juga bisa menyempurnakan profil rasa biji dengan menambahkan rasa tertentu.

Hal ini jugalah yang membedakan ketika kopi yang sudah diseduh dan kemudian diberi rasa dan infused coffee. Dimana proses ini dilakukan saat proses dari pasca panen hingga roasting. Jadi kopi yang akan di-infused diberi ekstra rasa baik itu organik maupun buatan. Bisa berupa essential oil, sayur atau buah segar bahkan juga rempah-rempah.

Baca juga : Mengenal Proses Anaerob Pada Pengolahan Biji Kopi

Kopipedia Indonesia

Kopipedia Indonesia

Bergabunglah dengan Facebook Group kami sekarang dan dapatkan informasi terbaru tentang dunia kopi!

Bagaimana Proses Infused Itu?

Ada banyak teknik dalam proses infused biji kopi ini, bisa dibedakan dalam rentang waktu antara proses pasca panen hingga roasting. 

Beberapa teknik terjadi sebelum proses roasting seperti merendam green beans yang baru dicuci dengan bahan tambahan perasa seperti batang kayu manis atau rempah-rempah lainnya.

Teknik pembuatan anggur (winemaking) juga dipakai seperti maserasi karbon, pada dasarnya merupakan teknik fermentasi tingkat lanjut, di mana biji kopi difermentasi dalam lingkungan yang kaya karbon dioksida.

Teknik infus lainnya yaitu melakukan penambahan rasa setelah proses roasting, seperti merendam biji kopi yang sudah di-roasting ke dalam cairan perasa sebelum diseduh. Biasanya akan didiamkan selama 30 menit sebelum diseduh. Teknik ini kemudian banyak dikenal dengan flavoured coffee.

Ada juga yang melakukannya ketika proses pengeringan. Dimana biji kopi yang dijemur akan ditambahkan bahan lain berupa rempah-rempah atau buah saat proses tersebut. Diharapkan rasa atau aroma dari rempah atau buah tersebut akan terserap ke dalam biji kopi.

Baca juga : Mengenal Bermacam Proses Pengolahan Pasca Panen Kopi

Yang menarik ada yang mencampurnya dengan alkohol, dimana biji yang sudah disangrai disimpan ke dalam wadah yang sudah berisi whiskey atau rum, kemudian didiamkan selama 24 jam atau lebih, kemudian disaring dan dikeringkan sebelum bisa diseduh.

Lalu, bahan apa saja yang bisa ditambahkan dalam proses infused cofee?

Rempah-rempah

Rempah-rempah seperti kayu manis, pala, dan cengkeh umum digunakan untuk infused coffee. Rempah-rempah lain seperti kapulaga juga bisa digunakan. Rempah-rempah dapat ditambahkan dalam berbagai tahap, baik direndam di samping biji atau juga di-roastng bersamaan.

Essential Oil

Essential oil seperti mint, moka, dan vanila adalah bahan tambahan perasa yang umum. Ini biasanya ditambahkan setelah biji kopi baru saja disangrai. Minyak akan menyerap ke dalam biji kopi dan memberi rasa selama proses penyeduhan.

Baca juga : Mengenal Beberapa Budaya Ngopi Negara-Negara Di Dunia

Alkohol

Jika kalian menyukai rasa alkohol, merendam biji kopi panggang dalam minuman keras seperti whiskey, bourbon, rum dan bahkan tequila adalah praktik umum. Jika lebih menyukai anggur, anggur merah seperti Merlot sering dipasangkan dengan biji kopi. Bagian terbaiknya adalah biji kopi yang direndam tidak hanya akan meresap minuman keras pilihan kalian. Tetapi minuman keras tersebut juga akan meresap cita rasa biji kopi.Ya, alkohol yang dipakai masih bisa dikonsumsi dengan tambahan cita rasa kopi.

Sirup

Seperti essential oil, sirup juga dapat digunakan untuk memberi rasa pada biji kopi, tetapi sirup cenderung digunakan di roastery besar dan komersial. Contoh beberapa produsen kopi besar di luar negeri seperti, Seattle Best, Starbucks, Don Francisco’s, dll. Di Indonesia sendiri ada Otten yang juga mempunyai produk infused coffee.

Baca juga : Mengenal Kopi Mocktail, Tren Minuman Kopi Ala Cocktail

Menurut para pemerhati kopi, tahun ini akan menjadi tren infused coffee. Selain Otten yang sudah meluncurkan produk infused coffee mereka mulai Februari lalu. Diharapkan juga akan ada processor-processor yang akan membuat infused coffee. Tetapi tentu saja tergantung permintaan pasar.

Kalian sendiri apakah sudah pernah mencicipi infused coffee ? Apa yang membedakan dengan specialty coffee atau kopi yang biasa kalian nikmati? Bisa berbagi pengalamannya di kolom komentar.

Selalu ikuti informasi terbaru perkembangan dunia kopi bersama LUDEN. Salam rahayu.